Sebenernya Uda dari lama pengen nulis ini, tapi baru sempet dan baru keinget lagi. Jadi ceritanya dimulai di awal tahun ini, aku memutuskan beranjak dari hal yang selama ini mengganjal di hati, sesuatu yang buat hati ga tenang sejak lama, dan sesuatu yang seharusnya aku lakuin dari dulu. Keputusan yang cukup besar aku ambil kali ini, tapi insyaallah paling terbaik. Karena aku yakin semua yang kita tinggalkan karna Allah, Allah akan gantikan dengan yang lebih baik.
Dan bersyukur atas semua hal ini, karena dengan ini artinya Allah masih buka kan hati kita dalam kebaikan. Ga ada manusia yang sempurna, pasti pernah ngelakuin salah tapi yang menjadi pertanyaan apakah masih mau berkutat dalam kesalahan atau mengambil cahaya yang jelas sumbernya dalam Al Qur'an dan hadis. Tau Allah larang tapi mau kita tinggalkan atau kita pura - pura tidak dengar, pura - pura tidak lihat?? Semua itu pilihan kawan, hidup penuh dengan pilihan yang menentukan akhir kita akan bagaimana.
Belajar dari kesalahan dan mengakui kesalahan akan jauh membuat hati tenang dibandingkan berpura - pura dalam ketidaktahuan. Setiap manusia punya perjalanan masing - masing dan setiap pilihan pasti ada pro dan kontra termasuk keluarga tapi seiring waktu itu akan berlalu, jadi yakin sama Allah dan gantungkan harap setingginya pada Allah saja.
Balik lagi kebahasaan awal, karena saat itu hati lagi goyah sekali dan butuh hal penguat entah kenapa sejak semua hal itu aku jadi lebih sering cari - cari kajian, cari kesibukan, banyak baca buku, lebih banyakin mendekat sama Allah. Dan ini lah hal positifnya aku lebih tenang dan bahagia.
Jadi kawan tenang dan bahagia itu bukan saat kamu dikelilingi teman, bukan saat kamu punya pacar, bukan saat kamu punya banyak uang. Bahagia itu ketika waktu kita bisa dipakai dengan lebih bermanfaat untuk mendekat kepada - NYA. Itu mah versi aku sih mungkin kalian punya persepsi berbeda.
Nah, waktu itu sempet ikutan kajian tentang tema " menghapus jejakmu" kalau ga salah acaranya di Rabbani Dipati ukur. Tapi lupa pembicaranya maafkan 🙏 kalau ga salah teh pepew hhe..
Aku mau sharing, dari acara itu, jadi disitu membahas tentang ilmu.
Apa itu ilmu yang bermanfaat ?
Ilmu itu adalah sesuatu yang mendekatkan diri kita pada Allah bukan sebaliknya. Kuncinya adalah Al - Qur'an dan hadis.
Bagaimana cara kita untuk mulai berhijrah?
Pertama kita pahami dulu ilmunya, kemudian diamalkan. Pengamalan ilmu ini ada dua yaitu kepada Allah dan kepada mahkluk Allah ( muamalah)
Ciri atau tanda kita benar - benar hijrah adalah adanya perbaikan ahklak kita dari sebelumnya.
Selanjutnya setelah dipelajari, diamalkan selanjutnya adalah mendakwahkannya 😀
Hijrah itu harus diniatkan semata - mata karena Allah dan rosull. Ada suatu ayat dalam Al - Qur'an kurang lebih intinya adalah
" Barangsiapa yang niat berhijrah karena allah maka ia akan mendapatkan keridhoan Allah, barang siapa yang niat hijrah karena keduniaan maka ia akan mendapat yang diinginkannya di dunia saja"
Jika niat kita Lillah karena Allah maka kita tidak perlu peduli tanggapan orang lain pada diri kita. Misal nih kalimat kaya gini :
"ngapain pake kerudung panjang kaya nenek-nenek"
" Ngapain sih pake kerudung dirumah ga gerah apa?"
Hmmm....itu contoh pernyataan yang sering di denger sih. Tapi kita berubah bukan untuk mereka tapi untuk diri kita. So, Sabarin aja sis...
Proses Hijrah itu bukan secepat kilat, pasti setiap orang prosesnya berbeda, ada yang cepat dan ada yang lambat tapi yang terpenting adalah ada niat untuk menjadi lebih dan lebih baik lagi. Dan nikmatilah prosesnya. Kunci hijrah adalah IMAN.
Jadi hal yang harus dilakukan adalah :
Menghapus semua masa lalu suram kita, taubatan nasuha kepada Allah dan tidak mengulanginya serta melakukan perubahan/ perbaikan dan fokuslah pada apa yang akan kita hadapi di depan.
Kurang lebih sekian, semoga dapat bermanfaat, kebaikan datangnya dari Allah keburukan datangnya dari penulis. Wassalam
Comments
Post a Comment