Ikatlah ilmu dengan menuliskannya...
Pernah ga baca kalimat itu? Nah kali ini aku mau nulis apa yg udah aku pelajari supaya bisa aku turut amalkan dan bisa bawa manfaat juga buat pembaca yak 😊
Berawal dari kegalauan sendiri dan timbul pertanyaan Ko dia bisa sih kaya gini, ko dia bisa gitu?ko aku gini - gini aja yak? # dan frustasi sama diri sendiri
Memang yah kadang rumput tetangga itu lebih hijau dari halaman sendiri. Kadang kita terlalu banyak menghitung nikmat - nikmat Allah yang diberikan kepada orang lain tetapi lupa menghitung berapa banyak nikmat Allah yang sudah di berikan kepada kita dari kecil hingga kepala dua ini 😢
Ayo siapa yang bisa hitung? kalau diibaratkan bilangan kayanya nikmat nya Allah tuh ga terhingga.
Bayangin Allah kasih udara gratis selama puluhan tahun, Allah kasih sehat biar bisa jalanin aktivitas dengan baik, Allah kasih fisik sempurna tanpa kita minta, Allah kasih tempat tinggal, Rizki dan makanan berkecukupan setiap harinya. Lalu apa yang buat kita sangat kurang sekali bersyukur pada Allah 😢
Rasanya meleleh deh air mata kalau kamu coba merenungi segala bentuk nikmat Allah ke kita, betapa sayangnya Allah sampai aku yang masih lalai pun Allah masih kasih Rizki. Aku yang masih suka mengeluh dengan keadaan diri dan kufur nikmat karena hal kecilpun Allah masih kasih Rizki.
Lalu dalam perenungan Timbul pertanyaan " lalu apa bentuk rasa syukur kamu ke Allah? " Seberapa sering kamu berterimakasih? Seperti kamu berterimakasih pada orang lain atas pemberiannya?"
Hmmm.....apa jawabannya? Dijawab dalam hati masing-masing masing aja ya..hhe...
Dari perenungan dan pencarian ada beberapa poin yang aku pelajari...
"Bahwa setiap orang itu memiliki takdir yang berbeda - beda, ada yang Allah beri nikmat ini namun Allah beri ujian dalam hal lainnya, masing-masing kita ada jalannya ada masa sulit yang berbeda dan Allah yang tau mana yang paling pas buat kita."
Kuncinya itu yakin bahwa semua yang Allah kasih ke kita saat ini adalah yang terbaik dan kalaupun tidak,pasti ada hikmah di balik semuanya.
Kita sebagai hamba cukup berikhtiar menjalankan dan berdoa biar Allah yang kasih hasilnya....😊
"Jadi semua adalah tergantung pada cara pandang kita, jangan sampai kita memandang nikmat orang lain namun kufur nikmat pada diri sendiri. Jangan sampai kenikmatan orang lain membuat hati kita terkotori rasa iri."
Ada beberapa tips :
*agar selalu bersyukur maka lihatlah orang di bawah kita
*Ucapkan alhamdulliah sebelum tidur untuk nikmat hari ini dan evaluasi diri.
*Berdzikir selepas sholat
*Dan jadi kan ibadah sholat sebagai bentuk rasa syukur kamu kepada allah sehingga diharapkan kita senantiasa memperbaiki sholat dan ibadah kita kepada Allah...
Aamiin ....
semoga bermanfaat ....
Semoga kita bisa sama-sama menjadi hamba Allah yang gemar bersyukur.
Ama 26022019
Pernah ga baca kalimat itu? Nah kali ini aku mau nulis apa yg udah aku pelajari supaya bisa aku turut amalkan dan bisa bawa manfaat juga buat pembaca yak 😊
Berawal dari kegalauan sendiri dan timbul pertanyaan Ko dia bisa sih kaya gini, ko dia bisa gitu?ko aku gini - gini aja yak? # dan frustasi sama diri sendiri
Memang yah kadang rumput tetangga itu lebih hijau dari halaman sendiri. Kadang kita terlalu banyak menghitung nikmat - nikmat Allah yang diberikan kepada orang lain tetapi lupa menghitung berapa banyak nikmat Allah yang sudah di berikan kepada kita dari kecil hingga kepala dua ini 😢
Ayo siapa yang bisa hitung? kalau diibaratkan bilangan kayanya nikmat nya Allah tuh ga terhingga.
Bayangin Allah kasih udara gratis selama puluhan tahun, Allah kasih sehat biar bisa jalanin aktivitas dengan baik, Allah kasih fisik sempurna tanpa kita minta, Allah kasih tempat tinggal, Rizki dan makanan berkecukupan setiap harinya. Lalu apa yang buat kita sangat kurang sekali bersyukur pada Allah 😢
Rasanya meleleh deh air mata kalau kamu coba merenungi segala bentuk nikmat Allah ke kita, betapa sayangnya Allah sampai aku yang masih lalai pun Allah masih kasih Rizki. Aku yang masih suka mengeluh dengan keadaan diri dan kufur nikmat karena hal kecilpun Allah masih kasih Rizki.
Lalu dalam perenungan Timbul pertanyaan " lalu apa bentuk rasa syukur kamu ke Allah? " Seberapa sering kamu berterimakasih? Seperti kamu berterimakasih pada orang lain atas pemberiannya?"
Hmmm.....apa jawabannya? Dijawab dalam hati masing-masing masing aja ya..hhe...
Dari perenungan dan pencarian ada beberapa poin yang aku pelajari...
"Bahwa setiap orang itu memiliki takdir yang berbeda - beda, ada yang Allah beri nikmat ini namun Allah beri ujian dalam hal lainnya, masing-masing kita ada jalannya ada masa sulit yang berbeda dan Allah yang tau mana yang paling pas buat kita."
Kuncinya itu yakin bahwa semua yang Allah kasih ke kita saat ini adalah yang terbaik dan kalaupun tidak,pasti ada hikmah di balik semuanya.
Kita sebagai hamba cukup berikhtiar menjalankan dan berdoa biar Allah yang kasih hasilnya....😊
"Jadi semua adalah tergantung pada cara pandang kita, jangan sampai kita memandang nikmat orang lain namun kufur nikmat pada diri sendiri. Jangan sampai kenikmatan orang lain membuat hati kita terkotori rasa iri."
Ada beberapa tips :
*agar selalu bersyukur maka lihatlah orang di bawah kita
*Ucapkan alhamdulliah sebelum tidur untuk nikmat hari ini dan evaluasi diri.
*Berdzikir selepas sholat
*Dan jadi kan ibadah sholat sebagai bentuk rasa syukur kamu kepada allah sehingga diharapkan kita senantiasa memperbaiki sholat dan ibadah kita kepada Allah...
Aamiin ....
semoga bermanfaat ....
Semoga kita bisa sama-sama menjadi hamba Allah yang gemar bersyukur.
Ama 26022019
Comments
Post a Comment