Skip to main content

Ku belajar dari mereka part I

Sebenernya kegiatannya Uda dari 2 Minggu yang lalu sih tapi masih membekas sampai sekarang...
Rasanya kangen ketemu mereka lagi, orang - orang luar biasa yang aku temuin, banyak hikmah, pembelajaran dan energi positif yang aku dapet...
Sebenarnya awal aku ikut kegiatan ini dengan penuh perasaan ga karuan dan ingin cari ketenangan...
Rasanya diri terlalu banyak porsi untuk dunia tapi akhirat aku sangat amat kurang...
rasanya batin aku menjerit kehausan, jadi aku putuskan berhenti sejenak dan belajar.....
Tapi tetap pada satu tujuan yang masih sama " ingin jadi orang yang lebih baik lagi Dimata allah" karena sejauh apapun berdoa tapi diri tak bergerak mencari hidayah itu maka aku hanya akan di tempat yang sama...
Sebenernya kegiatan ini ada interview lebih dulu sebelumnya, yah pertanyaan dasar karena nantinya kita akan menginap selama 10 hari disini. Tentang izin orangtuanya, ganggu aktivitas atau engga? niatan kita mengikuti kegiatan tsb untuk apa? Banyak hal lainnya...
Dan dasarnya memang aku orang yang cengeng, interview aja malah nangis...
Rasanya kalau inget apa yang Allah kasih semua, sama usaha aku sekarang ga sebanding....😭 Allah itu baik banget..
Pas awal pertemuan Alhamdulillah aku Uda ada kenalan baru usianya lebih muda tapi semangatnya belajar islam, buat aku malu.
Ada satu percakapan yang aku inget dari kenalan aku ini, awal ketemu dia masih pake celana bahan.
" Teteh suka ikut kajian disini?" Kata dia
" Engga sih, aku baru kalau ke sini biasanya ke masjid lain kajiannya "😊
" Teteh kerja?"
" Iya, tapi bentar lagi resign" hhe..kamu kerja apa kuliah?"
" Uda kerja teh di butik"
" Terus nanti ikut ini 10 hari gmn?"
" Uda izin atasan teh, yah berhenti dulu teh kerjanya"
"Oh, boleh ya"
" Ya paling keluar teh..hhe.."
" Terus gmn nanti ?"
" Insyaallah nanti Allah ganti teh"
" Masya allah, aamiin"
" Teh, kayanya cuma aku yang pake celana bahan, yang lain pake rok" hhe
" Gpp de, kita disini sama - sama belajar insyaallah nanti disini terbiasa juga pakai rok, berproses ko"
Ya Allah, nyes banget inget perjuangan aku dulu yang juga masih pake jeans. Semoga allah mudahkan dan Istiqomah kan langkah kita untuk lebih dekat pada Nya. Semoga niat kamu Allah bales dengan berkali" kebaikan de...


Lanjut ke part II yah...


Comments

Popular posts from this blog

Sabar dan shalat

 Mungkin benar "Allah menguji seseorang dari hal yang berbeda" yang pasti tiap orang punya ujian yang berbeda dalam hidup mereka.  Ada yang diuji di hal ekonomi, pasangan yang tidak mendukung atau dalam hal keturunan.  Tapi aku yakin Allah selalu punya waktu yang tepat buat itu semua, Allah selalu punya cara diluar logika.  Sabar, bukannya itu ya yang Allah suruh, sabar dan sholat dalam menjalani ujian itu cara yang di perintahkan tapi tentunya diimbangi ikhtiar mencari solusi terbaik... Dan kami sekarang cukup sabar saja menunggu engkau beri kami kepercayaan menjadi ayah dan ibu..pasrah dibalik setiap ikhtiar kami yang naik turun sebenernya hehe.... Masih susah banget kurangin MSG, masih susah buat jauhin teh manis kesukaan, masih susah buat rutin olahraga... Tapi selagi menunggu jalan" dan usaha aja dulu yang terbaik yah....:)

Ikhlas dan kerja

Pagi kali ini terasa lebih dingin dari biasanya, musim seolah sudah tidak dapat menentukan masanya.. Pagi ini, sama seperti biasanya dengan rute jalan yang sama, namun perasaan hati yang berbeda. Sekilas teringat ringkasan pelajaran agama islam tentang ikhlas. Ikhlas masuk ke dalam perbuatan terpuji yang artinya perbuatan atau tindakan yang dilakukan semata - mata untuk mendapatkan keridoan dari Allah. Ikhlas kata yang mudah di ucapkan dan di definisikan namun sulit di praktekan. Suatu yang mungkin hanya Allah yang tau seberapa takaran ikhlas kita itu. Merenung tentang sebuah perjalanan hidup, sama seperti jalan saat ini. Ada kalanya tersendat, adakalanya lancar. Terkadang ada yang sampai pada tujuannya, ada yang Allah belokan ke jalan yang menurut Allah lebih baik. Dan Husnudzon pada Allah adalah cara terbaik menyikapi semua masalah hidup. Mungkin bukan takdir dari Allah yang salah namun pilihan dan cara kita menyikapi apa yang Allah berikan belum cukup tepat. Flash back tenta...

Debar

2 bulan lagi, mulai menghitung mundur sampai pada hari itu tiba... Dan mulai harus ucapkan selamat tinggal pada kenangan  masa lalu..... Waktu berasa cepat, semakin dekat waktunya,aku semakin gusar, debar semakin terasa... Benarkah keputusanku? Keputusan terbesar dalam hidupku akan di mulai, hidup baru di tempat yang baru pun menanti.... Kata dia " kamu terlalu banyak berpikir, terlalu keras hingga bisa jatuh sakit" Memang aku terlalu berpikir masa depan, maka aku butuh orang yang cukup santai dan membuat suasana hatiku membaik.. Peranku akan bertambah, semoga bisa mengoptimalkan semuanya... Semoga semua hal berjalan lancar.... Persiapan sudah di mulai, makin terasa berdebar TT Bismillah.......