Skip to main content

ku ingin menikah karena - Mu

Hari ini ku dapat petuah kembali dari mama tercinta...
Yang dulu ku hanya bisa mendebat semua katanya..
Ah, benar ilmu seharusnya tak membuatmu menjadi tinggi tapi membuatmu semakin merunduk seperti padi...
Semakin menghormati orangtua...
Yah dan kini aku hanya akan berkata "ya" dan senyum sendiri...
Karena sudah kesekian kalinya orangtuaku berkata seperti ini...
" Makanya sama cowok itu jangan anti,   kamu mah sih suka cuek sama cowok teh, umur teh Uda tua sok atuh cepet cari       pasangan"
"Aku kan kesemua orang emang cuek mah...ke cewe aja gitu masa ke cowok genit"
" Kenal tuh jangan sama satu orang aja, habis dulu sih maunya sama yang itu aja. Mana sekarang orangnya? Ga jadi kan?"
" Iya mah, doain aja semoga Allah kasih cepet jodohnya"
" Kamu mah sih milih-milih terus, harusnya tuh coba kenal dulu orangnya. Jangan langsung bilang ga suka terus"
" Kan siapa tau baik, kenalan dulu aja nanti pilih yang baik"
* Senyum*

Ku ingin berkata sebenernya
jodoh itu Allah tentukan untuk setiap mahkluknya dan Allah sudah janjikan dalam firman-nya bahwa Allah menciptakan kita berpasang - pasangan. Dan janji Allah tak pernah salah, meski di bumi Allah tak titipkan pasangan, di akhirat Allah telah janjikan pasangan.
Seperti kisah Maryam yang melahirkan nabi Isa tanpa adanya pasangan hidup.

Mah, aku hanya ingin menjaga diriku dari perbuatan yang Allah tak sukai agar aku tak membawa banyak lagi beban dosa untukmu dan papah.
Dia tidak meninggalkan tapi aku memilih pergi untuk memperbaiki diri ku dihadapan penciptaku...
Aku begitu takut Allah cabut nyawaku sebelum ku temui jodohku...
Maka jika engkau minta ku mencari pasangan untukku, aku berusaha mencari tanpa membuat Allah marah lagi...
Ku hanya ingin mendapat pasangan dengan jalan yang Allah ridho dan Allah suka.
Jujur ku takut perpisahan,  potongan traumatik masa lalu yang terjadi pada kakaku membuatku pun takut memulai rumah tangga...
Allah ku hanya andalkan engkau sebagai penopang dan harapan hidupku kini, aku hanya ingin membangun keluarga yang berkah dan engkau ridho.
Keluarga yang bertumbuh menjadi lebih baik untuk mengenal dan mencintai - Mu, dan menjadikan ridho - Mu sebagai poros utamanya.
Ku mungkin pemilih, tapi aku tidak ingin menerima orang yang tak ku suka karena aku khawatir akan durhaka kepadanya. Bukankah suami akan menjadi kunci surga bagi seorang istri, dan tujuan ku menikah kini karena ku ingin mendapat kunci surga untukku dan mempunyai keturunan shaleh/ shalehah yang mengantarkan kita semua ke surganya kelak....
Semoga Allah kabulkan doa, dalam harap yang tak pernah padam....

Ku ingin menikah karena - Mu....


Comments

Popular posts from this blog

Sabar dan shalat

 Mungkin benar "Allah menguji seseorang dari hal yang berbeda" yang pasti tiap orang punya ujian yang berbeda dalam hidup mereka.  Ada yang diuji di hal ekonomi, pasangan yang tidak mendukung atau dalam hal keturunan.  Tapi aku yakin Allah selalu punya waktu yang tepat buat itu semua, Allah selalu punya cara diluar logika.  Sabar, bukannya itu ya yang Allah suruh, sabar dan sholat dalam menjalani ujian itu cara yang di perintahkan tapi tentunya diimbangi ikhtiar mencari solusi terbaik... Dan kami sekarang cukup sabar saja menunggu engkau beri kami kepercayaan menjadi ayah dan ibu..pasrah dibalik setiap ikhtiar kami yang naik turun sebenernya hehe.... Masih susah banget kurangin MSG, masih susah buat jauhin teh manis kesukaan, masih susah buat rutin olahraga... Tapi selagi menunggu jalan" dan usaha aja dulu yang terbaik yah....:)

Ikhlas dan kerja

Pagi kali ini terasa lebih dingin dari biasanya, musim seolah sudah tidak dapat menentukan masanya.. Pagi ini, sama seperti biasanya dengan rute jalan yang sama, namun perasaan hati yang berbeda. Sekilas teringat ringkasan pelajaran agama islam tentang ikhlas. Ikhlas masuk ke dalam perbuatan terpuji yang artinya perbuatan atau tindakan yang dilakukan semata - mata untuk mendapatkan keridoan dari Allah. Ikhlas kata yang mudah di ucapkan dan di definisikan namun sulit di praktekan. Suatu yang mungkin hanya Allah yang tau seberapa takaran ikhlas kita itu. Merenung tentang sebuah perjalanan hidup, sama seperti jalan saat ini. Ada kalanya tersendat, adakalanya lancar. Terkadang ada yang sampai pada tujuannya, ada yang Allah belokan ke jalan yang menurut Allah lebih baik. Dan Husnudzon pada Allah adalah cara terbaik menyikapi semua masalah hidup. Mungkin bukan takdir dari Allah yang salah namun pilihan dan cara kita menyikapi apa yang Allah berikan belum cukup tepat. Flash back tenta...

Debar

2 bulan lagi, mulai menghitung mundur sampai pada hari itu tiba... Dan mulai harus ucapkan selamat tinggal pada kenangan  masa lalu..... Waktu berasa cepat, semakin dekat waktunya,aku semakin gusar, debar semakin terasa... Benarkah keputusanku? Keputusan terbesar dalam hidupku akan di mulai, hidup baru di tempat yang baru pun menanti.... Kata dia " kamu terlalu banyak berpikir, terlalu keras hingga bisa jatuh sakit" Memang aku terlalu berpikir masa depan, maka aku butuh orang yang cukup santai dan membuat suasana hatiku membaik.. Peranku akan bertambah, semoga bisa mengoptimalkan semuanya... Semoga semua hal berjalan lancar.... Persiapan sudah di mulai, makin terasa berdebar TT Bismillah.......