Beberapa pekan ini aku seperti ditampar berulang kali, bagaimana tidak banyak hal yang salah dalam hidupku ...
Dan mungkin itu jadi sebab ketidaktenangan yang aku rasa....
Merasa hidupku terlalu flat dan harta yang ku kumpulkan atau barang yang ku beli dengan harta yang kudapat juga tak kunjung buat aku bahagia...
Aku bertanya pada diri, apakah aku kurang bersyukur? Apakah yang salah?
Dan ternyata ada yang salah pada niatku terdahulu, jujur kawan apakah yang kamu kejar dengan bekerja?
Harta kah, penilaian orangkah atau karena Allah?
Sungguh hanya diri sendiri yang tau...
Aku merenung banyak, terlalu banyak hal yang ku habiskan untuk mengejar gemerlap dunia..
Terlalu melelahkan....
hingga batin kekeringan...
Jika benar karena Allah betapa sering aku melalaikan panggilannya demi untuk bekerja...
Jika benar karena allah, mengapa begitu banyak waktu terbuang untuk keperluan dunia, namun keperluan akhiratku sangat kurang....
Jika yakin pada Allah, betapa sering aku menganggap mendapat uang itu dengan bekerja di kantoran, padahal sejatinya rezeki itu dari Allah saja datangnya...😢
Jadi apa tujuan mu? Apa niatmu?
Sudahkah karena Allah😢
Bekerja untuk mencukupi dirimu, membuatmu lebih mudah berbagi dan memberi memang baik tapi jangan sampai duniamu melupakanmu dari akhirat.
Dan sejatinya, kebahagiaan yang sebenarnya seorang muslim adalah ketika Allah berikan kau kesempatan untuk mendekat kepadanya, memberikan waktu untuk belajar mengenalnya....
" Dan ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram"
Selanjutnya berdoa, kenapa perlu berdoa karena doa adalah bentuk komunikasi kita pada Allah, suatu wujud bahwa kita membutuhkan Allah dan hanya Allah harapan kita. Bukankah orang yang malas berdoa adalah orang yang angkuh.bagaimana tidak, semua yang kita dapat hanya titipan darinya dan nikmat yang kita rasa pun tak lepas dari pemberian dan ridhonya Allah. Jadi apa yang harus kita sombongkan?
Dan dalam berdoa mintalah selalu kematian yang Husnul khatimah, Istiqomah, dan hidayah Allah. Kenapa 3 hal ini perlu diminta, karena dalam sejarah nabi pun ada seorang Soleh dan penghapal quran namun disisa hidupnya ia menjadi ahli neraka karena murtad demi seorang wanita yang ia cintai. Kawan betapa mudah Allah balikan hati kita, betapa sering goyahnya iman kita maka mintalah Istiqomah dalam beriman dan berislam hanya pada Allah dan mohonkanlah keridhoan Allah atas surganya. Selanjutnya hidayah kenapa? Karena tidak semua orang Allah berikan hidayah/ sinyal untuk kembali mendekat pada Nya.maka jika sinyal Allah muncul maka bersegeralah kawan, jangan sampai seperti Firaun yang Allah ingatkan berulang dan Allah beri ia kesempatan namun karena angkuhnya ia bahkan sulit melafal lailahaillalah hingga akhir hayatnya.
Terakhir merendah dirilah, jadikan ilmu sebagai penghantar kebaikan bagi orang lain, jadikan ilmu mu mengindahkan akhlak, jadikan ilmu itu agar kau lebih merendah seperti padi bukan menjustifikasi sana sini.....
Islam membawa damai dan tenang maka perlihatkan lah pada mereka bahwa kita layak disebut seorang muslim dan muslimah .....😊
Ama..
Dan mungkin itu jadi sebab ketidaktenangan yang aku rasa....
Merasa hidupku terlalu flat dan harta yang ku kumpulkan atau barang yang ku beli dengan harta yang kudapat juga tak kunjung buat aku bahagia...
Aku bertanya pada diri, apakah aku kurang bersyukur? Apakah yang salah?
Dan ternyata ada yang salah pada niatku terdahulu, jujur kawan apakah yang kamu kejar dengan bekerja?
Harta kah, penilaian orangkah atau karena Allah?
Sungguh hanya diri sendiri yang tau...
Aku merenung banyak, terlalu banyak hal yang ku habiskan untuk mengejar gemerlap dunia..
Terlalu melelahkan....
hingga batin kekeringan...
Jika benar karena Allah betapa sering aku melalaikan panggilannya demi untuk bekerja...
Jika benar karena allah, mengapa begitu banyak waktu terbuang untuk keperluan dunia, namun keperluan akhiratku sangat kurang....
Jika yakin pada Allah, betapa sering aku menganggap mendapat uang itu dengan bekerja di kantoran, padahal sejatinya rezeki itu dari Allah saja datangnya...😢
Jadi apa tujuan mu? Apa niatmu?
Sudahkah karena Allah😢
Bekerja untuk mencukupi dirimu, membuatmu lebih mudah berbagi dan memberi memang baik tapi jangan sampai duniamu melupakanmu dari akhirat.
Dan sejatinya, kebahagiaan yang sebenarnya seorang muslim adalah ketika Allah berikan kau kesempatan untuk mendekat kepadanya, memberikan waktu untuk belajar mengenalnya....
" Dan ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram"
Selanjutnya berdoa, kenapa perlu berdoa karena doa adalah bentuk komunikasi kita pada Allah, suatu wujud bahwa kita membutuhkan Allah dan hanya Allah harapan kita. Bukankah orang yang malas berdoa adalah orang yang angkuh.bagaimana tidak, semua yang kita dapat hanya titipan darinya dan nikmat yang kita rasa pun tak lepas dari pemberian dan ridhonya Allah. Jadi apa yang harus kita sombongkan?
Dan dalam berdoa mintalah selalu kematian yang Husnul khatimah, Istiqomah, dan hidayah Allah. Kenapa 3 hal ini perlu diminta, karena dalam sejarah nabi pun ada seorang Soleh dan penghapal quran namun disisa hidupnya ia menjadi ahli neraka karena murtad demi seorang wanita yang ia cintai. Kawan betapa mudah Allah balikan hati kita, betapa sering goyahnya iman kita maka mintalah Istiqomah dalam beriman dan berislam hanya pada Allah dan mohonkanlah keridhoan Allah atas surganya. Selanjutnya hidayah kenapa? Karena tidak semua orang Allah berikan hidayah/ sinyal untuk kembali mendekat pada Nya.maka jika sinyal Allah muncul maka bersegeralah kawan, jangan sampai seperti Firaun yang Allah ingatkan berulang dan Allah beri ia kesempatan namun karena angkuhnya ia bahkan sulit melafal lailahaillalah hingga akhir hayatnya.
Terakhir merendah dirilah, jadikan ilmu sebagai penghantar kebaikan bagi orang lain, jadikan ilmu mu mengindahkan akhlak, jadikan ilmu itu agar kau lebih merendah seperti padi bukan menjustifikasi sana sini.....
Islam membawa damai dan tenang maka perlihatkan lah pada mereka bahwa kita layak disebut seorang muslim dan muslimah .....😊
Ama..
Comments
Post a Comment